Musim Hujan, Dinkes Bungo Himbau Masyarakat Waspada DBD

Makalamnews.com, Bungo – Curah hujan yang cukup tinggi sejak bulan januari 2019 ini menimbulkan berbagai penyakit, mulai dari diare bahkan penyakit mematikan seperti Demam berdarah dengue (DBD) juga mengancam keselamatan masyarakat.

Dari data Dinas Kesehatan kabupaten Bungo saja, di tahun 2019 ini satu korban terjangkit DBD dinyatakan meninggal dunia, hal ini disebabkan penyakit mematikan tersebut lambat terdeteksi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo Safarudin Matondang mengatakan dari data yang di himpun dinkes tercatat kasus DBD di Bungo mencapai 118 kasus terhitung sejak tahun 2017 lalu hingga 2018.

“Dari data yang di himpun Dinkes Bungo, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun 2018 lebih meningkat dari tahun lalu, dimana tahun 2017 lalu tercatat 29 kasus sementara 2018 tercatat 93 kasus masyarakat bungo yang terjangkit virus mematikan itu, sedangkan lebih mirisnya di awal tahun 2019 satu orang dinyatakan meninggal dunia karna lambat terdeteksi “ Pungkas Mantan Direktur Rsud H,Hanafie Muara bungo ini.

Safarudin juga menghimbau masyarakat untuk memperbaiki pola kebersihan lingkungan dengan 3 M plus, menutup, menguras dan mengubur pasalnya nyamuk dari bertelur hingga dewasa memiliki waktu dari 8 hingga 10 hari.

“ Nyamuk Aedes Aegipty dapat berkembang biak dengan cepat, apalagi banyak air yang mengendap maka kuraslah tempat penampungan air yang bisa dijadikan nyamuk untuk bertelur” Terangnya

Safarudin juga mewanti-wanti Masyarakat untuk lebih berhati-hati karena nyamuk Aedes aegypti biasa menggigit pada pagi hari pukul  08.00 – 10.00 dan sore pukul 15.00-17.00. Perkembangan nyamuk Aedes aegypti semakin meningkat karena faktor cuaca.
(Mnews/ Ana)

Silahkan Komentar Berita nya