Kesal Kepsek Jarang Ngantor, Warga Segel SD 191/II Bukit Kemang

Makalamnews.com, Bungo– Masyarakat Dusun Bukit Kemang, Kecamatan Tanah Tumbuh, Bungo menyegel Sekolah Dasar (SD) Negeri 191/II Bukit Kemang, sekira pukul 16:30 WIB, Jumat, 14 Juni 2019.

Penyegelan tersebut akibat dari kinerja kepala sekolah yang dinilai warga diduga tidak transparan dalam penggunaan dana BOS dan kepala sekolah itu juga jarang masuk kerja.

Puncak kekesalan warga, guru tenaga honorer sudah melakukan mogok kerja. Hal ini jelas berimbas kepada proses belajar mengajar terhadap anak-anak mereka yang bersekolah di SD tersebut. Mengingat sebentar lagi ujian kenaikan kelas sudah di depan mata.

Guru tenaga honorer yang mogok kerja itu mempunyai alasan yang jelas, yakni mereka menduga kepala sekolah itu tidak transparan dalam penggunaan dana BOS dan jarang masuk kerja.

“Ada uang keperluan sekolah sebelum Dana BOS cair yang ditalangi oleh salah satu guru PNS sekolah tersebut baru dibayar separuh. Padahal dana BOS sudah lama cair,” keluh salah satu tenaga honorer yang namanya enggan disebutkan.

Warga menuntut kepala sekolah SDN 191 yang bernama Zahari tersebut harus diganti secepatnya. Warga mengancam jika kepala sekolah SD ini tidak diganti, maka warga tidak akan membuka penyegelan sekolah tersebut.

Berdasarkan sumber terpercaya yang enggan namanya disebutkan, sebulan yang lalu komite sekolah sudah melayangkan surat dan membuat pengaduan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo.

“Namun hingga kini belum ada juga keputusan yang kami terima,” ungkapnya.

Ia berharap agar Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo mengganti kepala sekolah tersebut secepatnya.

“Sebentar lagi anak-anak mau ujian kenaikan kelas. Jangan sampai anak kami tidak belajar di sekolah, karena guru sudah mogok kerja. Kami berharap kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo untuk secepatnya mengambil tindakan untuk mengganti kepala sekolah SD tersebut,” harapnya.

Berdasarkan video yang diterima media makalamnews.com Jumat 14 Juni 2019, itu terlihat ratusan warga dan wali murid melakukan aksi penyegelan sekolah tersebut. Hadir juga dalam penyegelan sekolah ini Korwil Pendidikan Tanah Tumbuh Suhardi, Ketua BPD beserta anggota, ketua komite sekolah beserta anggota dan masyarakat Bukit Kemang lainnya.(MNews/Hen).

Silahkan Komentar Berita nya