Jalisum rusak di KM 25 Hingga Perbatasan, Z.Arifin: Meski Jalan Nasional, Pemkab Bungo juga punya tanggung jawab..

Makalam News, Bungo– Saat ini kondisi jalan lintas Sumatera sangat dikeluhkan oleh pengguna jalan, pasalnya jalur akses ke berbagai Provinsi di Indonesia tersebut semakin rusak dan berlobang. kerusakan parah terhitung dari Simpang Tanah periuk Kecamatan Taseplin hinga kekecamatan jujuhan dan perbatasan,  bahkan mirisnya, kondisi jalan Nasional itu kerap terjadi kecelakaan.

Hal ini di buktikan, dalam sepekan saja sudah dua kejadian kecelakaan di jalan Lintas Sumatra KM 57 Plangko Rantau Ikil dan di Tukum Sirih sekapur Jujuhan. 

Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Bungo Z. Arifin menyebutkan, meski Jalan tersebut adalah kewenangan Nasional, namun Pemerintah Daerah Kususnya Dinas Perhubungan memiliki kewajiban atau sebentuk pertanggung jawaban dalam memberi Rambu-rambu lalu Lintas, apalagi jalan tersebut rawan akan Kecelakaan. Hal ini tertera pula pada Undang-undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan angkutan umum Jalan raya.

” Pemerintah mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk memberi tanda-tanda kepada Pengguna jalan, Nah selama ini saya lihat tidak satupun yang di lakukan Intansi terkait, Padahal kondisi jalan yang demikian sangat berbahaya bagi Pengguna Jalan ” Tuturnya Kepada Makalam News Sabtu (03/02/2018)

Politisi Partai Golkar Kabupaten Bungo itu juga menilai, intansi terkait terkesan lengah dan lalai, menurutnya jika jalan tersebut di perhatikan mungkin akan sedikit korban yang berjatuhan.

” saya minta Intansi terkait Baik Dinas PU maupun Perhubungan untuk segera memasang Rambu-rambu jalan tersebut, karna jika tidak di laksanakan, Sesuai dengan UU yang berlaku bisa di kenai sanksi ” Tutupnya

Reporter : Riana Kamesya

Silahkan Komentar Berita nya





















>