Ini Hasil Pertemuan Antara DPRD, BPD dan Pemangku Adat Terkait Dugaan Tindakan Asusila Rio Sekar Mengkuang

Makalamnews.com,Bungo- Komisi I DPRD Kabupaten Bungo menggelar pertemuan bersama BPD, pemangku adat, dan pemuda Dusun Sekar Mengkuang, Senin (11/2/2019). Pertemuan itu membahas klarifikasi tentang dugaan tindak asusila yang dilakukan rio Dusun Sekar Mengkuang, SI terhadap seorang janda berinisial E.

Pertemuan itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I Dprd Bungo, Almahfuz.
Dari hasil pertemuan itu, didapati dua kesimpulan.

“Adapun kesimpulan yang dapat saya sampaikan hari ini, yang pertama segera ditindaklanjuti kelengkapan berkas administrasi soal pengunduran diri dari rio Dusun Sekar Mengkuang. Kedua, kembali pada prosedural di DPRD,” katanya.

“Dengan melengkapi surat pengaduan ke DPRD sebagai dasar untuk menindaklanjuti kasus ini. Kedua, surat keputusan BPD tentang pmberhentian rio, sekaligus usulan untuk Pjs (pejabat sementara) rio,” lanjut Almahfuz.

Setelah lengkap, pihaknya akan memanggil pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk membuat keputusan akhir. Keputusan itu terkait apa yang dilakukan pemerintah dalam menangani kasus ini.

Sementara itu, Kepalan Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Kabupaten Bungo, Marwilisman AR mengatakan, saat ini pihaknya hanya tinggal menunggu surat keputusan dari BPD. Namun, lebih dari itu pihaknya justru lebih mengharapkan pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi ke depannya.

“Kita menginginkan bagaimana cara menangkal ke depannya. Sebagaimana yang disebutkan, satu bulan setelah pemberithuan dari camat, harus diberhentikan” Terangnya.

Lebih lanjut, Willy menyampaikan dalam forum itu, rio yang bersangkutan diberhentikan sejak tanggal 6 Februari 2019. keputusan itu harus bulat sebelum tanggal 6 Maret 2019.(MNews/Team).

Silahkan Komentar Berita nya