Bupati Merangin Minta ASN Tingkatkan Disiplin dan Etos Kerja

Makalamnews.com, Merangin_Bupati Merangin DR.H.Al Haris, S.Sos, MH meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah untuk terus meningkatkan disiplin dan etos kerja. Menurutnya, disiplin pegawai negeri sipil sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan pemerintah Nomor 53 tahun 2010 harus menjadi panduan wajib bagi setiap aparatur untuk dipatuhi dan dilaksanakan.

Hal itu ditegaskan Bupati DR.H.Al Haris, S.Sos, MH pada upacara bendera di lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin di halaman kantor Bupati, Senin (27/01/20). Bupati memberikan apresiasi kepada pegawai di jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin, telah menunjukan disiplin yang baik, khususnya dari aspek kehadiran mengikuti apel pagi dan sore “Saya melihat kesadaran mengikuti apel pagi dan sore pelan-pelan mulai tumbuh pada diri setiap pegawai, khususnya di jajaran sekretariat daerah. Saya berharap, tumbuhnya kesadaran disiplin pegawai mengikuti apel pagi dan sore tersebut lebih didasarkan pada kesadaran masing-masing pegawai untuk mematuhi aturan yang berlaku,”tandasnya

Bupati berharap budaya dispilin pegawai dijajaran sekretariat daerah ini diikuti oleh seluruh pegawai di setiap OPD. Sebab katanya, pegawai sekretariat daerah ini menjadi barometer bagi pegawai di OPD lainnya. “Kalau disiplin pegawai di sekretariat daerah ini baik, maka pegawai di OPD lainnya juga pasti akan mengikutinya. Oleh karena itu, saya minta kepada pegawai di sekretariat daerah dapat menjadi contoh sekaligus pelopor dalam pelaksanaan disiplin,”pintanya

DR.H.Al Haris, S.Sos, MH
menambahkan, disiplin tersebut bukan hanya pada aspek kehadiran semata, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kinerja serta mematuhi segala ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Ia meminta Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melakukan terobosan dan menciptakan inovasi dalam hal penegakan disiplin pegawai di daerah ini. Sudah saatnya katanya BKPSDM melakukan terobosan dan menciptakan inovasi dalam hal penegakan disiplin pegawai di daerah ini.

“Cari formulasi yang efektif dan efisien. Misalnya saja, setiap pelaksanaan upacara seperti ini diumumkan secara terbuka siapa saja pegawai yang indisipliner itu, kemudian berikan sanksi. Sebaliknya bagi pegawai yang disiplin, berikan yang dia reward atau penghargaan. Saya yakin jika metode itu diterapkan, bisa menjadi efek jera sekaligus motivasi bagi pegawai untuk mematuhi aturan kepegawaian,”ujarnya

Reporter: Baihaki
Editor : Riana Kameysa

Silahkan Komentar Berita nya





















>