2017: Tepat Sasaran, 11 Dusun Di Kecamatan Tanah Tumbuh Bangun Sejumlah Infrastruktur Melalui Dana GDM

Makalamnews.com, Bungo – Membangun Dusun, Menata Kota, menjadi salah satu andalan pemerintah Kabupaten Bungo diperiode kepemimpinan Bupati H Mashuri dan Wakil Bupati H Safrrudin Dwi Aprianto (Hamas-Apri). Melalui Gerakan Dusun Membangun (GDM) setiap tahun, per dusun mendapat gelontoron dana sebesar Rp 250 juta. Dana tersebut digunakan pemerintah dusun untuk membangun beberapa sarana yang dibutuhkan.

Program unggulan Hamas-Apri sampai saat ini telah berjalan 3 tahun penuh. Selama 3 tahun ini, banyak pembangunan dilakukan di dusun-dusun melalui dana GDM.

Dengan mengelontorkan dana GDM, pemerintah Kabupaten Bungo berharap pembangunan dusun semakin maju dan juga bermanfaat. Pasalnya, pembangunan melalui dana GDM diserahlan langsung kepada pemerintah dusun.

Pada tahun 2017, di Kecamatan Tanah Tumbuh, ada 18 pembangunan menggunakan dana GDM. ke-18 pembangunan terdapat di 11 dusun di Kecamatan Tanah Tumbuh. Pembangunan tersebut melalui dua tahap yang dilakukan masing-masing dusun.

18 pembangunan di Kecamatan Tanah Tumbuh dengan rincian sebagai berikut. Di Dusun Panjang, pemerintah dusun memanfaatkan dana GDM untuk membangun jalan rabat beton. Sementara di Dusun Peranti Luweh melakukan penimbunan jalan perkebunan.

Untuk Dusun Tanah Tumbuh, ada tiga titik pembangunan yang menggunakan dana GDM. Pertama, pemerintah dusun Tanah Tumbuh membangun drainase sepanjang 150 meter. Selain itu juga terdapat pembangunan rabat beton sepanjang 90 meter dan pengadaan lampu jalan.

Sama seperti di Dusun Tanah Tumbuh, pemerintah Dusun Koto Jayo, juga melakukan pembangunan di tiga titik yang menggunakan dana GDM. Pembangunan rabat beton di Kampung Ilir sepanjang 168 meter dan rabat beton di Kampung Mudik sepanjang 125 meter. selain itu, pemerintah Dusun Koto Jayo juga melakukan pengadaan lampu jalan sebanyak 5 titik.

Di Dusun Teluk Kecimbung, dana GDM dimanfaatkan untuk pembangunan lanjuta kantor Rio seluas 8 x 12 meter. Hal yang sama juga dilakukan pemerintah dusun Rambah dalam pembangunan lanjuta kantor rio menggunakan dana GDM. Sementara di Dusun Bukit Kemang pemerintah dusun melakukan pembangunan rabat beton menggunakan dana GDM.

Untuk Dusun Renah Jelmu, pemerintah dusun menggunakan dana GDM untuk pembangunan pos kamling paud dan juga sanitasi 1 unit. Dusun Pedukun menggunakan dana GDM untuk membangun turap sekaligus penimbunan sepanjang 58 meter.

Di Dusun Tebing Tinggi, tiga pembangunan dilakukan menggunakan dana GDM pada tahun 2017. pembangunan pertama lanjutan pembangunan kantor rio seluas 9 x 10 meter. selain itu juga untuk pembangunan gapura 7 x 5,5 meter dan pengadaan lampu jalan..

Di Dusun Lubuk Niur, pemerintah dusun melakukan pembangunan menggunakan dana GDM untuk kepentingan masyarakat. pemerintah dusun membangun drainase 1 paket.(*)

Silahkan Komentar Berita nya





















>